Selasa, 09 September 2014

CONTOH PERHITUNGAN PSDH, DR DAN PNT

PROVISI SUMBER DAYA HUTAN, DANA REBOISASI DAN PENGGANTIAN NILAI TEGAKAN



Provisi Sumber Daya Hutan (PSDH) adalah pungutan yang dikenakan sebagai pengganti nilai
           intrinsik dari hasil hutan yang dipungut dari hutan negara.
                    Cara perhitungan PSDH adalah dengan mengalikan besarnya tarif dengan harga patokan dan
          volume kayu. Dapat digambarkan dengan rumus sebagai berikut :

PSDH = Harga Patokan x Tarif x Volume

                    Contoh : Misalnya Harga Patokan Jenis Meranti untuk Papua Rp. 504.000,-
                                  Tarif       : 10%
                                  Volume  : 100 m3
             Maka PSDH yang mesti di bayar adalah : Rp. 504.000,- x 10% x 100 = Rp. 5.040.000,-


                    Dana Reboisasi (DR) merupakan dana untuk reboisasi dan rehabilitasi hutan serta kegiatan
         pendukungnya yang dipungut dari pemegang izin pemanfaatan hasil hutan yang berupa kayu.
                    Cara perhitungan DR adalah dengan mengalikan tarif (dalam USD) dengan volume. Dapat 
        digambarkan sebagai berikut :

DR = Tarif x Volume
                    Contoh : Misalnya Tarif Jenis Meranti untuk Papua 13,50 USD,-
                                  Volume  : 100 m3
             Maka DR yang mesti di bayar adalah : 13,50 USD,- x 100 = Rp. 1.350 USD,-

                    Penggantian Nilai Tegakan (PNT) adalah salah satu kewajiban selain PSDH DR yang harus
         dibayar kepada negara akibat dari izin pemanfaatan kayu, penggunaan kawasan hutan melalui izin 
        pinjam pakai, dan areal kwasan hutan yang telah dilepas dan dibebani HGU yang masih terdapat hasil
        hutan kayu dari pohon yang tumbuh secara alami termasuk pada lahan milik/dikuasai sebelum terbitnya 
        alas titel, dan kegiatan lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. 
                    Cara perhitungan PNT adalah tarif dikalikan harga patokan PNT dikalikan dengan volume (P.52/Menhut-II/2014)
                    Rumusannya : 
PNT = (Tarif x Harga Patokan  x Volume
                    Contoh dari PSDH DR diatas :
maka PNT =  100% x Rp.504.000  x 100 m3
                  =   Rp.504.000  x 100 m3
                  =  Rp.50.400.000,-
               


Sumber : 
- P.52/Menhut-II/2014
- P.41 /MENHUT-II/2014 Tanggal 10 Juni 2014
- Permendag 22/M-DAG/PER/4/2012 tanggal 24 April 2012

















PENGENAAN PENGGANTIAN NILAI TEGAKAN (PNT)

PENGGANTIAN NILAI TEGAKAN

Penggantian Nilai Tegakan (PNT) adalah salah satu kewajiban selain PSDH dan DR yang harus dibayar kepada Negara akibat dari izin pemanfaatan kayu, penggunaan kawasan hutan melalui izin pinjam pakai, dan dari areal kawasan hutan yang telah dilepas dan dibebani HGU yang masih terdapat hasil hutan kayu dari pohon yang tumbuh alami termasuk pada lahan milik/dikuasai sebelum terbitnya alas titel, dan kegiatan lainnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI Nomor 41 P/HUM/2011 tanggal 9 Pebruari 2012 dan putusan Mahkamah Agung RI Nomor 62 P /HUM/2013 tanggal 18 November 2013, Penggantian Nilai Tegakan (PNT) di kenakan hanya kepada :
1. Pemegang IPK pada HPK yang telah di konversi atau tukar menukar kawasan hutan sejak tanggal 
    4 September 2009;
2. Pemegang IPK pada APL yang telah diberikan izin peruntukan sejak tanggal 4 September 2009;
3. Pemegang IPPKH yang melakukan kegiatan pembukaan lahan sejak tanggal 4 September 2009;
4. Pemegang IUPHHK - HT yang melaksanakan kegiatan penyiapan lahan dalam rangka pembangunan
    hutan tanaman sejak tanggal 4 September 2009 sampai dengan tanggal 8 Pebruari 2012;
5. Pemegang HGU yang arealnya berasal dari kawasan hutan yang telah dilepaskan sejak tanggal 
    4 September 2009 sampai dengan tanggal 17 November 2013.

Sementara yang tidak dikenakan Penggantian Nilai Tegakan (PNT) adalah sebagai berikut :
1. Pemegang IUPHHK - HT yang melaksanakan kegiatan penyiapan lahan dalam rangka pembangunan
    hutan tanaman sejak tanggal 9 Pebruari 2012 sampai dengan adanya peraturan perundang-undangan
    yang mengatur pengenaannya;
2. Pemegang HGU yang arealnya berasal dari kawasan hutan yang telah dilepaskan sejak tanggal
   18 November 2013 sampai dengan adanya peraturan perundang-undangan yang mengatur pengenaannya;











Sumber : P.41/Menhut-II/2014 Tentang Penatausahaan Hasil Hutan Kayu Yang Berasal Dari Hutan Alam;
                SE.6/VI.BIKPHH/2014 Tentang Penjelasan Surat Edaran Dirjen Bina Usaha Kehutanan 
                   an. Menteri Kehutanan Nomor SE.03/Menhut-VI/BIKPHH/2014;
              SE.03/Menhut-VI/BIKPHH/2014 Tentang Penetapan Harga Patokan Setelah Berlakunya PP 
                   No. 12 Tahun 2014.








Senin, 08 September 2014

ANGKA KONVERSI


ANGKA KONVERSI DARI METER KUBIK (M³) KE TON



          Di bawah ini adalah besaran angka konversi dari meter kubik ke ton sesuai Surat Edaran Nomor :  
         SE.7/VI-BIKPHH/2010 Tanggal 4 Mei 2010 :
      1. kayu Campuran       : 1 ton = 1,052 M³  atau  1 M³ = 0,95 ton
      2. Kayu Pinus                : 1 ton = 0,985 M³  atau  1 M³ = 1,02 ton
      3. Kayu Bakau               :  1 ton = 0,83 M³  atau  1 M³  = 1,2 ton 

Minggu, 07 September 2014

NEGARA - NEGARA DI DUNIA



DAFTAR NAMA NEGARA SERTA IBUKOTA DI DUNIA



NO
NAMA NEGARA
IBUKOTA
1
Afghanistan
Kabul
2
Albania
Tirane
3
Algeria
Algiers
4
Andorra
Andorra la Vella
5
Angola
 Luanda
6
Antigua and Barbuda
Saint John’s
7
Argentina
 Buenos Aires
8
Armenia
 Yerevan
9
Australia
 Canberra
10
Austria
 Vienna
11
Azerbaijan
 Baku
12
The Bahamas
 Nassau
13
Bahrain
 Manama
14
Bangladesh
 Dhaka
15
Barbados
Bridgetown
16
Belarus
 Minsk
17
Belgium
 Brussels
18
Belize
 Belmopan
19
Benin
 Porto-Novo
20
Bhutan
Thimphu
21
 Bolivia
La Paz
22
 Bosnia and Herzegovina
 Sarajevo
23
Botswana
Gaborone
24
 Brazil
 Brasilia
25
 Brunei
 Bandar Seri Begawan
26
Bulgaria
 Sofia
27
Burkina Faso
 Ouagadougou
28
 Burundi
Bujumbura
29
 Cambodia
 Phnom Penh
30
 Cameroon
Yaounde
31
Canada
Ottawa
32
Cape Verde
 Praia
33
 Central African Republic
Bangui
34
 Chad
 N’Djamena
35
 Chile
 Santiago
36
China
Beijing
37
Colombia
Bogota
38
 Comoros
Moroni
39
Congo, Republic of the
Brazzaville
40
Congo, Democratic
 Kinshasa
41
Costa Rica
San Jose
42
 Cote d’Ivoire
 Abidjan
43
 Croatia
Zagreb
44
Cuba
Havana
45
 Cyprus
Nicosia
46
Czech Republic
Prague
47
Denmark
Copenhagen
48
Djibouti
 Djibouti
49
 Dominica
 Roseau
50
 Dominican Republic
 Santo Domingo
51
 East Timor (Timor-Leste)
Dili
52
 Ecuador
Quito
53
 Egypt
 Cairo
54
 El Salvador
 San Salvador
55
 Equatorial Guinea
Malabo
56
 Eritrea
Asmara
57
 Estonia
 Tallinn
58
 Ethiopia
Addis Ababa
59
 Fiji
 Suva
60
 Finland
Helsinki
61
 France
 Paris
62
Gabon
Libreville
63
 The Gambia
 Banjul
64
 Georgia
Tbilisi
65
 Germany
Berlin
66
 Ghana
 Accra
67
Greece
 Athens
68
Grenada
 Saint George’s
69
Guatemala
Guatemala City
70
 Guinea
Conakry
71
 Guinea-Bissau
 Bissau
72
 Guyana
 Georgetown
73
 Haiti
 Port-au-Prince
74
 Honduras
Tegucigalpa
75
 Hungary
Budapest
76
 Iceland
 Reykjavik
77
 India
New Delhi
78
Indonesia
 Jakarta
79
 Iran
 Tehran
80
 Iraq
 Baghdad
81
Ireland
 Dublin
82
 Israel
Tel'aviv
83
Italy
 Rome
84
 Jamaica
 Kingston
85
 Japan
Tokyo
86
 Jordan
 Amman
87
Kazakhstan
Astana
88
Kenya
Nairobi
89
Kiribati
 Tarawa Atoll
90
 Korea, North
Pyongyang
91
 Korea, South
Seoul
92
 Kosovo
 Pristina
93
 Kuwait
Kuwait City
94
Kyrgyzstan
 Bishkek
95
Laos
Vientiane
96
 Latvia
 Riga
97
 Lebanon
 Beirut
98
Lesotho
 Maseru
99
 Liberia
Monrovia
100
 Libya
Tripoli
101
   Liechtenstein
 Vaduz
102
    Lithuania
 Vilnius
103
 Luxembourg
Luxembourg
104
  Macedonia
Skopje
105
   Madagascar
 Antananarivo
106
    Malawi
 Lilongwe
107
  Malaysia
 Kuala Lumpur
108
   Maldives
Male
109
    Mali
 Bamako
110
  Malta
Valletta
111
  Marshall Islands
 Majuro
112
 Mauritania
 Nouakchott
113
  Mauritius
 Port Louis
114
 Mexico
 Mexico City
115
   Micronesia, Federated States of
 Palikir
116
  Moldova
 Chisinau
117
 Monaco
 Monaco
118
Mongolia
 Ulaanbaatar
119
 Montenegro
 Podgorica
120
Morocco
 Rabat
121
Mozambique
Maputo
122
Myanmar (Burma)
Rangoon
123
 Namibia
 Windhoek
124
 Nauru
Yaren District
125
Nepal
 Kathmandu
126
 Netherlands
 Amsterdam
127
New Zealand
Wellington
128
Nicaragua
 Managua
129
Niger
Niamey
130
 Nigeria
Abuja
131
 Norway
Oslo
132
Oman
 Muscat
133
Pakistan
Islamabad
134
Palau
Melekeok
135
 Panama
 Panama City
136
 Papua New Guinea
 Port Moresby
137
Paraguay
Asuncion
138
 Peru
Lima
139
Philippines
 Manila
140
 Poland
 Warsaw
141
Portugal
 Lisbon
142
 Qatar
 Doha
143
Romania
 Bucharest
144
Russia
 Moscow
145
 Rwanda
 Kigali
146
Saint Kitts and Nevis
Basseterre
147
Saint Lucia
Castries
148
 Saint Vincent and the Grenadines
Kingstown
149
Samoa
 Apia
150
San Marino
San Marino
151
Sao Tome and Principe
Sao Tome
152
 Saudi Arabia
 Riyadh
153
Senega
 Dakar
154
 Serbia
 Belgrade
155
Seychelles
 Victoria
156
Sierra Leone
 Freetown
157
 Singapore
 Singapore
158
Slovakia
Bratislava
159
 Slovenia
 Ljubljana
160
 Solomon Islands
Honiara
161
   Somalia
 Mogadishu
162
 South Africa
 Pretoria
163
 Spain
 Madrid
164
 Sri Lanka
Colombo
165
 Sudan
 Khartoum
166
Suriname
Paramaribo
167
 Swaziland
 Mbabane
168
 Sweden
Stockholm
169
Switzerland
 Bern
170
Syria
Damascus
171
 Taiwan
 Taipei
172
 Tajikistan
 Dushanbe
173
 Tanzania
Dodoma
174
 Thailand
Bangkok
175
 Togo
 Lome
176
 Tonga
Nuku’alofa
177
  Trinidad and Tobago
 Port-of-Spain
178
 Tunisia
 Tunis
179
 Turkey
Ankara
180
 Turkmenistan
Ashgabat
181
Tuvalu
Vaiaku village
182
Uganda
Kampala
183
Ukraine
 Kyiv
184
 United Arab Emirates
 Abu Dhabi
185
 United Kingdom
 London
186
 United States of America
 Washington D.C.
187
Uruguay
Montevideo
188
Uzbekistan
 Tashkent
189
 Vanuatu
Port-Vila
190
 Vatican City (Holy See)
Vatican City
191
 Venezuela
 Caracas
192
Vietnam
 Hanoi
193
Yemen
 Sanaa
194
Zambia
Lusaka
195
Zimbabwe
Harare

PERGUB PAPUA SELATAN NO. 18 TAHUN 2024 TENTANG KPH

Peraturan Gubernur Papua Selatan Tentang Struktur Kesatuan Pemangkuan HUtan di Wilayah Provinsi Papua Selatan